gojek vs grab

Gojek VS Grab, Mana yang Lebih Baik?

Persaingan antara Gojek vs Grab di Indonesia begitu kuat sehingga setiap hari keduanya terus memberikan pelayanan terbaik untuk meningkatkan konsumen. Selain itu, banyak fitur dan layanan baru dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

Adanya persaingan antara Grab dan Gojek tentunya berdampak positif bagi penggunanya. Karena masyarakat bisa memanfaatkan hal ini misalnya untuk harga yang murah, pelayanan yang lebih ramah, seringnya promosi dan diskon. Dari segi fitur dan layanan, jelas Gojek sangat unggul mengingat Gojek memiliki beragam layanan. Mulai dari Goride, Gocar, Gosend, Gobox, Gofood, Gomart, Goclean dan masih banyak lainnya.

Sementara itu, Grab hanya menawarkan layanan transportasi seperti GrabBike, GrabCar, GarbTaxi atau GrabeXpress saja. Tentu saja tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang beragam. Gojek menawarkan setidaknya 17 layanan, yang semuanya ditampilkan untuk setiap kebutuhan Anda. Bagi Anda yang memiliki banyak kebutuhan yang membutuhkan jasa, tidak ada salahnya memilih Gojek sebagai favorit Anda

Di sisi lain, tarif yang diterapkan pada Grab dan Gojek sangat berbeda, baik dari segi jumlah maupun dari segi sistem yang digunakan. Meski tidak terlalu jauh dan berbeda, selera dan minat pengguna sangat bergantung pada sistem tarif. Grab cenderung fleksibel dalam tarifnya di mana tarif dibebankan berdasarkan jarak yang ditempuh. Grab hitung Rp.1500 per kilometer dan minimal Rp.10.000, jika hanya menempuh jarak 2 Km tetap dikenakan biaya Rp.10.000.

Namun, jika melebihi tarif minimum, Anda akan dikenakan biaya Rp 1500 per km. Harganya akan sama, tidak peduli seberapa jauh Anda menggunakan transportasi ini. Sementara itu, Gojek memiliki sistem yang berbeda yaitu tarifnya Rp 12.000 untuk 1-10 km dan Rp 15.000 untuk 10-15 km. Namun jika lebih dari 15 km akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 2000 per kilometer. Penerapan kedua tarif tersebut sedikit berbeda, sehingga Anda dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan Anda.

Persaingan Gojek vs Grab

Persaingan Gojek vs Grab terlihat dari promosi dan diskon yang ditawarkan, dimana keduanya tidak mau ketinggalan dengan memberikan promo menarik bagi penggunanya. Sebenarnya setiap orang punya cara pandang yang berbeda. Misalnya, Grab sering menawarkan promosi pada layanan Grabfood-nya, seperti diskon, beli 2 gratis 1, cashback, dll.

Beberapa restoran atau tempat makan juga memberikan promo kepada pengguna Grab yang ingin memesan menu terbaru. Meskipun Gojek biasanya memiliki promosi yang lebih luas, pengguna, pengemudi atau mitra dapat merasakan promosi Gojek.

Di website Gojek juga terdapat halaman khusus yang menawarkan promo-promo terbaru, disini juga promo-promo tersebut diupdate setiap hari.

Umumnya, gaji setiap pengemudi Grab atau Gojek berbeda-beda tergantung banyaknya pesanan yang bisa diambil oleh pengemudi.

Namun, secara umum, Grab dan Gojek telah memberikan sistem gaji yang jelas untuk setiap pengemudi. Grab menawarkan pengemudi gaji yang layak di mana rasionya adalah 90% untuk pengemudi dan 10% untuk perusahaan.

Tidak hanya itu, pengemudi bisa mendapatkan bonus saat mencapai tujuan tertentu. Jika kinerjanya bagus, Grab akan menghargainya. Gojek juga tidak mau ketinggalan menarik minat masyarakat untuk bergabung menjadi driver Gojek, disini setiap driver Gojek mendapatkan 80% dan perusahaan mendapatkan 20%.

Meski persentasenya lebih rendah, dari sisi pendapatan pasti lebih tinggi, mengingat Goj memiliki layanan yang lebih banyak. Transportasi online saat ini sudah menjadi salah satu kebutuhan masyarakat dimana Grab dan Gojek menjadi ojek online favorit. Persaingan Gojek vs Grab memang tidak ada habisnya jika dibicarakan.

Untuk memilih layanan ini dengan lebih mudah, sesuaikan saja dengan kebutuhan Anda saat menggunakan transportasi online. Jika membicarakan mana yang lebih baik, semua dikembalikan lagi kepada Anda selaku konsumen dari keduanya. Disini kami hanya memberikan beberapa perbandingan Gojek vs Grab untuk Anda.

Kontributor: M. Afzal